Mozart & Beethoven

Posted in I Like on 22 September 2010 by Ivan Samudra

BEETHOVEN

-Beethoven lahir pada tanggal 17 Desember 1770 dan meninggal pada 26 Maret 1827 (57tahun)
-Kakek Beethoven bernama Ludwig Louis van Beethoven, Ayahnya bernama Johann van Beethoven , dan Ibunya bernama Maria Magdalena Keverich
-Guru komposisi pertama Beethoven adalah Christian Gottlob Neefe
-Beethoven pertama kali tampil di usia 7tahun, dan tidak mendapat respon yang begitu meriah
-Beethoven merupakan jembatan antara dua periode genre dalam musik, Classic dan Romantic
-Beethoven mulai mempublish karya Piano Sonata-nya pada usia 13tahun, dan mulai mendapatkan pengakuan secara luas dari hasil karyanya
-Beethoven sangat menghormati Napoleon sebagai pejuang demokrasi, tapi ketika Napoleon menjadi Kaisar Prancis, berubah menjadi kebencian (karena Beethoven mengangap Napoleon sama saja seperti penguasa terdahulu, yang hanaya menginginkan kekuasaan)
-Beethoven mulai mengalami ke-Tuli-an sejak usia 20tahun, dan Tuli total saat 40tahun
-Meskipun menjadi tuli Beethoven tetap menciptakan karya yang hebat seperti “9th Symphony”
-Salah satu bagian dari 9th Symphony adalah “Ode to Joy” yang liriknya diambil Beethoven dari puisi karya “Friedrich von Schiller”
-Tahun 1814 adalah tahun terakhir Beethoven tampil sebagai Pianis, sebelum ia menjadi Tuli
-1 Opera yang ditulis Beethoven adalah Opera Fidelio (original title Lenore) dan mempunyai 4 Overture (Lenore No.1, No.2, No.3, dan Fidelio)
-Beethoven pernah menulis surat yang tadinya merupakan surat wasiat untuk saudaranya, tapi akhirnya tidak jadi diberikan, yang berisi keinginan dia untuk mati, dan dia menyebutnya sebagai sebuah seni
-3 Piano Sonata yang terkenal dari Beethoven adalah Appassionata, Moonlight, dan Pathetique, dan semua judul tersebut adalah penamaan, Judul aslinya adalah No.8 in C Minor (Pathetique), No.14 in C Sharp Minor (Moonlight), dan No.23 in F Minor (Appassionata)
-Beethoven tdk pernah menikah, tapi lagu “Moonlight Sonata” adalah karyanya yang ditunjukan untuk seorang wanita yang dicintainya

-Beethoven tumbuh dan hidup di lingkunagnm yang susah, miskin, dan mempunyai ayah yang seorang pemabuk berat

MOZART

-Mozart lahir di Salzburg, 27 January 1756 dan meninggal 5 Desember 1791 (35tahun)
-Mozart dikubur di Vienna, Austria, di kuburan yang tak bertanda, karena ia meninggal dalam keadaan bangkrut
-Nama Baptis Mozart adalah Johannes Chrysostomus Wolfgangus Theophilus Mozart
-Nama ayah Mozart adalah Johann Georg Leopold Mozart, kakaknya bernama Maria Anna Mozart (“Nannerl”)
-Legenda mengatakan, pada saat belum genap 5tahun Mozart mengidentifikasi suara Babi sebagai “G Sharp”
-Mozart menulis Opera pertamanya pada usia 11thn, dan menulis Minuet pertamanya pada usia 6thn, dan Symphony pertama saat 8thn
-Di Usia 8, Mozart menyelesaikan Symphony pertamanya (Symphony No.1 in E Flat) yg terdiri dari 3 Part : Allegro Molto, Andante, dan Presto
-Mozart menyelesaikan Symphony pertamanya di London, tanpa menyentuh alat musik sama sekali (hanya membayangkan bunyinya, karena ayahnya sedang sakit, jadi tidak boleh berisik)
-Requiem in D Minor adalah karya terakhir Mozart
-Legenda mengatakan Mozart bisa bermain piano dengan menutup kedua matanya, menutup piano dgn kain, bahkan bermain dalam posisi badan terbalik
-Sewaktu kecil, Mozart pernah mengajak Putri Marie Antoinette menikah secara spontan karena telah membantu Mozart yang terjatuh

Beberapa Kolerasi

-Sama seperti Mozart, Beethoven juga merupakan keturunan keluarga Musisi, dan dia pertama kali belajar Piano dari kakeknya, sementara Mozart dari Ayahnya

–Saat usia Beethoven berusia 17, seseorang mengatakan bahwa dia akan menjadi komponis besar setelah mendengar Beethoven bermain.. Orang itu adalah Mozart

-Mozart dan Beethoven sama-sama hidup dalam keadaan miskin, tapi Mozart masih berbahagia bersama istri dan anaknya, sementara Beethoven yang tidak pernah menikah hanya menjalani hidupnya seorang diri (Karl, Keponakan Beethoven kurang begitu memperhatikan Beethoven)

Freemasonry dan Illuminati

Posted in Freemasonry on 18 September 2010 by Ivan Samudra

Banyak yang bertanya “apakah Freemasonry dan Illuminati itu sama?” Sebetulnya Freemason dan Illuminati itu dua organisasi yang berbeda, cuman memang karena Freemason itu digunakan oleh orang-orang Illuminati, selain untuk memperluas ajaran mereka juga untuk menyembunyikan identitas mereka, karena pada saat itu mereka diburu oleh gereja katolik karena dianggap mengajarkan ajaran sesat (anti-Kristus) dan mencoba untuk menjabarkan agama secara logis, menurut mereka “Agama adalah misteri Tuhan” jadi mereka mencoba untuk memecahkan misteri tersebut, sehingga dengan ilmu pengetahuan tidak ada lagi misteri tuhan, dan hal tsb-lah yang membuat mereka diburu oleh pihak Gereja Katolik…. Karena pada saat itu, segala yg ditetapkan oleh Gereja tidak bisa dibantah, Ex: pihak Gereja mengajarkan pusat alam semesta itu ada di Bumi dan Bumi itu berbentuk datar, yg kemudian dibantah oleh Galileo Galilei, kemudian, karena teorinya yang dianggap berseberangan dengan ajaran Gereja pada saat itu, Galileo pun mendapat hukuman…. Jadi Illuminati itu hanya berfokus kepada Dajjal, dan teori2 ketuhanan, agama, dsb….
Sejarah Freemason itu banyak yang menyebutkan mulai 1717, tapi ada juga yang menyebutkan sejak peristiwa “Friday the 13th” menurut saya, mulai ada sebelum peristiwa “Friday the 13th” tapi masih terpisah berkelompok, dan mulai menyatu sejak peristiwa tersebut, dan diresmikan pada saat didirikannya Grand Lodge di Inggris pada tahun 1717 itu… Freemason ini lebih terpusat kepada gerakan Zionis Internasional.
Gerakan ini awalnya muncul di kalangan para Templar (pasukan perang salib) yang sering mengadakan ritual yang bertentangan dengan ajaran Gereja, para Templar mengadakan ritual yang mengagungkan Lucifer & Baphomet (iblis berkepala kambing + badan manusia)… Selain ritual tersebut mereka juga sangat ingin menguasai bidang politik, ekonomi, dan bidang lainnya yang dimana pada saat itu banyak dikuasai oleh pihak Gereja, oleh karena itu mereka mulai menentang dan ingin menghancurkan pihak Gereja (Gereja Katolik Roma khususnya karena selain sebagai pusat pemerintahan, Gereja Katolik Roma Juga dianggap sebagai pusat pernyebaran agama Kristus), karena hal-hal tersebut pihak Gereja. Menyatakan mereka sesat dan harus dimusnahkan, mereka pun diburu dan akhirnya pada tanggal 13 October 1307 Raja Prancis saat itu Philipe le Bel dan Paus Klemens V mengadakan pembantaian terhadap para Templar yang dinyatakan sesat… Mereka yang berhasil lolos dari pembantaian tersebut menyusup ke dalam Serikat Tukang Batu (Mason) dan akhirnya memproklamirkan Freemasonry, sebuah istilah yang sebenarnya nama lain dari perkumpulan Kabbalah Yahudi-Talmud.

jadi intinya, Freemasonry itu lebih kepada organisasi Politik…. sementara Illuminati bukan organisasi Politk..

Random Freemasonry & Illuminati

Posted in Freemasonry on 29 Juni 2010 by Ivan Samudra

okay, belakangan gue mulai tertarik kembali masuk ke dunia konspirasi dan pastinya Freemason & Illuminati jadi pusat pemikiran dan perhatian.

terutama ketika menemukan situs itanimulli.com dimana situs tersebut malah mengarah langsung ke nsa.gov (National Security Agency) salah satu organisasi keamanan terbesar US & UK… well, berarti dunia sudah semakin tidak aman saja bukan?

kemudian awalnya bermaksud menonton Glastonbury Festival 2010 (salah satu festival musik terbesar di UK) malah menemukan bahwa stage utama mereka adalah Pyramid Stage, dengan Piramida kecil di ujung yang bercahaya (hanya saja tidak ada “si mata satu yang maha melihat”) berarti mereka semakin eksis dan berusaha meracuni sebanyak mungkin pikiran anak-anak muda di dunia ini bukan?

hadeeeeh… jadi harus gimana dong?

ada salah satu member kaskus bilang gini:

free your mind…and open it…. the true lies out there…

keep contact with you God…

dan gue setuju, satu-satunya cara adalah terus  memperdalam keyakinan kita akan Tuhan… karena memang hanya DIA-lah yang bisa menyelamatkan kita semua dari semua ini.

Random #1

Posted in My Life on 29 Juni 2010 by Ivan Samudra

halooooo…. it’s been a long time since my last post…

just didn’t know what to wrote…. and (for sure) it’s not my talent to write a story or something else… so, “copas” still the best way to keep this blog alive…

hahaha… okay stop it..

best regards, Ivan

Mr.Bean Lebih Pandai dari Einstein

Posted in I Like on 13 April 2010 by Ivan Samudra

beberapa waktu yang lalu saya dibuat terbahak oleh salah satu cerita yang berjudul sama seperti judul postingan ini, saya membacanya di Kaskus.us dan beginilah isi cerita tersebut

Einstein mengajak Mr Bean memainkan sebuah permainan.

Einstein: Aku akan mengajukan satu pertanyaan, jika anda tidak tahu jawabannya maka Anda membayar saya hanya $ 5,
dan jika saya tidak bisa ngejawab pertanyaan anda, saya akan membayar anda $ 500.

Einstein mengajukan pertanyaan pertama:

einstein : Berapa jarak dari Bumi ke Bulan?

Mr Bean : Mr. bean tidak mengucapkan sepatah kata pun, merogoh saku, mengeluarkan $ 5.

Sekarang, giliran Mr Bean…

Dia bertanya kepada Einstein:

Mr. bean : Apakah yang naik ke atas bukit dengan 4 kaki, dan akan turun di 2 kaki?

Einstain : Einstein melakukan pencarian internet, dan meminta semua teman-temannya yg cerdas. Setelah satu jam ia memberikan Mr Bean $ 500.

Einstein sambil penasaran bertanya:
Nah, jadi apa naik keatas bukit dengan 4 kaki dan turun dengan 2 kaki ??

Mr Bean merogoh saku, dan memberikan Einstein $ 5.

Gitar

Posted in Instrumen Musik on 9 April 2010 by Ivan Samudra

Gitar adalah suatu alat musik tradisional Spanyol sehingga dipercaya bahwa alat musik petik ini berasal dari spanyol. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa sejarah gitar dimulai jauh sebelum Masehi yaitu pada jaman Babilonia. Pada awalnya alat musik ini bentuknya kecil dan memiliki empat dawai yang masing – masing berpasangan.
Selama jaman Renaissance, alat musik gitar tidak populer dan tidak diminati masyarakat. Namun setelah Alonso Mudarra mulai memperkenalkan alat musik ini melalui karya-karyanya maka dengan segera orang-orang mulai tertarik untuk mendengarkan dan memainkan gitar. Dan pada saat itu gitar mulai populer dikalangan masyarakat.

Pada abad 17 atau periode Baroque dawai (string) gitar ditambahkan menjadi lima yang masing-masing berpasangan, ini memungkinkan para pemain memainkan musik yang lebih kompleks dan luas.

Pada akhir abad 17 dua perubahan penting dibuat pada alat musik ini yaitu:

1. Sebelumnya tiap-tiap dawai berpasangan (ganda) maka sekarang digantikan oleh senar tunggal.
2. Sebelumnya memiliki lima senar maka sekarang ditambahkan menjadi 6 senar tunggal yang dipakai hingga hari ini.

Periode klasik sekitar tahun 1750-1775 banyak melahirkan komposer-komposer gitar terkenal diantaranya Fernando Sor, Mauro Giuliani, Matteo Carcassi, D. Aguado dan Fernando Carulli. Mereka menulis musik dan sering mengadakan konser-konser gitar di berbagai tempat. Pada saat itu alat musik gitar sangat populer dan diminati banyak orang.
Selain itu ada juga Nicolo Paganini yang selain pemain biola terkenal juga pemain gitar yang karya-karyanya masih sering didengar sampai sekarang.
Pada akhir abad 19 instrumen gitar mengalami penurunan dan banyak orang tidak mengenal alat musik ini, tapi kemudian di populerkan kembali oleh Francisco Tarrega yang adalah komposer besar gitar klasik. Banyak karya-karya musiknya menjadi sangat terkenal antara lain: Recuerdos de la Alhambra, Estudio Brillante, Capricho Arabe dan masih banyak lagi.

Ia juga banyak menulis dan menyusun suatu metode/sistem untuk pengajaran gitar dan metode pengajarannya ini menjadi standar pengajaran pada pelajaran gitar klasik sampai sekarang. Ia juga banyak mengajar dan tidak sedikit dari muridnya yang menjadi komposer besar seperti dirinya diantaranya adalah Miguel Liobet.
Di samping komposer-komposer gitar ada juga seorang desainer gitar yang berjasa dalam perkembangan alat musik ini yaitu Luthier Antonio Torres. Ia mencoba menambah ukuran gitar dan mencoba meningkatkan bunyi gitar agar lebih keras dan selaras.

Ia banyak menyempurnakan bentuk gitar, dia membuat leher gitar lebih lebar dan lebih tipis dari pada bentuk gitar sebelumnya. Ia juga membuat standar dawai gitar dengan ukuran panjang 65 cm yang sampai sekarang masih di pakai. Dari hasil eksperimennya ini maka gitar yang dibuatnya ini merupakan standar gitar modern yang dipakai sampai sekarang. Selain Torres, sebelumnya juga ada seorang yang bernama stradivarius yang selain terkenal membuat biola juga mahir membuat gitar.
Pada tahun 1946 dawai/senar gitar yang sebelumnya terbuat dari Gut (tali yang terbuat dari usus binatang) digantikan dengan dawai yang terbuat dari nylon (string nylon). Dengan memakai string nylon maka suara yang dihasilkan lebih besar dan lebih bagus.

Alat musik gitar terus berkembang sampai sekarang dan sudah menjadi instrumen dunia. Jumlah para pemain, pengajar, komposer, dan pembuat gitar saat ini sangat banyak, sekolah-sekolah dan tempat kursus gitar juga mudah ditemui disetiap tempat bahkan sekarang juga terdapat majalah-majalah yang khusus membahas tentang gitar. Karena perkembangan ilmu dan teknologi begitu pesat, instrumen gitar juga terkena imbasnya dan sekarang kita telah mengenal yang namanya Gitar Listrik (Electric Guitar).

Sejarah Gitar Listrik
Sejarah gitar listrik bermula pada tahun 1930, ketika seorang yang bernama George Beauchamp mulai mencari cara untuk menambah volume gitar. Diketahui jika suatu kawat di beri gaya medan magnet maka dapat menciptakan arus listrik. Atas dasar pemikiran ini Ia meneliti dan mengadakan suatu percobaan dengan jarum Gramopon (pada dasarnya teknologi ini bisa didapati pada motor-motor listrik, generator, jarum gramopon, radio dan mic). Ia percaya bahwa jika dawai gitar digetarkan dekat medan magnet akan bisa diubah menjadi arus-arus listrik dan kemudian dikonversi kembali menjadi gelombang suara melalui speaker.
Setelah percobaan berbulan-bulan dan bekerja sama dengan Paul Barth maka terciptalah pickup pertama yang sederhana terdiri dari 6 kutub dan tiap-tiap kutub untuk masing-masing dawai. Pickup berisi kumparan yang digulung rapi. Menurut ceritanya, Ia mengambil kumparan itu dari mesin cuci dan melilitnya kembali dengan motor mesin jahit. Penemuannya ini sangat dihargai dan mendapatkan hak paten.

Dengan penemuannya ini maka langkah selanjutnya Ia mencari orang yang mau bekerja sama dan membantunya dalam soal dana. Ia menghubungi Adolph Rickenbacher temannya dulu di National String Instrument Company tempatnya bekerja. Mereka bekerja sama dan membentuk sebuah perusahaan dengan nama Instrumens Rickenbachers. Akhirnya Mereka mulai memproduksi gitar listrik pertama yang disebut “The Frying Pan” (mungkin karena badan gitarnya terbuat dari panci). Ini yang membuat perusahaan mereka tertulis dalam sejarah sebagai pabrik yang pertama membuat dan memproduksi gitar listrik.

Selanjutnya seseorang yang bernama Lloyd Loar memperkenalkan gitar listrik yang modelnya berbentuk gitar Spanyol. Ia dianggap yang pertama kali membuat dan memasarkan gitar model ini. Ia telah banyak melakukan percobaan-percobaan ini mulai awal 1920 dan pada tahun 1933 mendirikan perusahaan dengan nama Vivi-Tone yang merupakan anak perusahaan dari Gibson Company.

Perusahaan ini memproduksi gitar listrik dengan bentuk gitar spanyol tapi dalam satu tahun perusahaan ini tidak berhasil. Dari kegagalan ini, akhirnya mengilhami Gibson Company untuk mencoba melanjutkan menciptakan gitar listrik. Dari usaha-usaha yang dilakukan maka terciptalah gitar listrik ES-150 yang nantinya menjadi perintis gitar-gitar listrik selanjutnya.

Sejarah gitar listrik berlanjut pada tahun 1933 pada saat Alvino Rey yang juga bekerja pada Gibson Company mengembangkan Pickup gitar listrik yang lebih baik selain kualitas suara bentuknya juga diubah.
Di balik Kesuksesan ES-150 masih didapati banyak kekurangan, karena badan gitar yang berongga maka getaran dari badan gitar juga ditangkap pickup sehingga ikut terdengar pada amplifier. Selain itu sering terjadi feedback dan suara-suara yang tak diinginkan. Karena itu seorang gitaris jazz terkenal Les Paul memperkenalkan solusi baru untuk membuat badan gitar padat dan tak berongga.

Pada akhirnya Ia sukses membuat gitar badan padat dan menghasilkan suara yang bagus tanpa feedback atau suara-suara yang tidak dikehendaki. Selain itu Ia menambahkan pickup pada badan gitarnya menjadi dua. Pada tahun 1946 Ia membawa gitarnya ini ke Gibson tetapi ditolak dengan alasan konsumen kurang tertarik dengan gitar badan padat. Ia merasa kecewa karena usaha yang ia rintis akhirnya gagal.

Tidak lama kemudian seorang yang bernama Leo Fender percaya bahwa gitar yang dibuat oleh Les paul dengan gitar badan padatnya akan banyak diminati oleh para konsumen. Akhirnya pada tahun 1943 ia membuat gitar badan padat yang terbuat dari kayu pohon Ek dan menyewakannya kepada para musisi agar mendapat banyak dukungan. Akhirnya pada tahun 1949 Leo Fender mendapatkan kesuksesannya dengan model gitar badan padatnya dan mendapatkan penghargaan.

Melihat kesuksesan Leo Fender dengan gitar badan padatnya maka Gibson Company Akhirnya kembali melihat contoh gitar Les Paul dan mendisainnya ulang. Pada tahun 1952 diputuskan untuk memproduksi gitar badan padat dan menjadi suatu standar industri. Walaupun inspirasinya datang dari Les Paul gitar Gibson yang sekarang kita kenal dinamai menurut nama perusahaannya.

Pada tahun 1961 Ted McCarty memperkenalkan ES-335 suatu gitar semi-hollow yaitu gabungan antara gitar berongga dan gitar badan padat. Dengan cepat gitar ini menjadi populer digunakan para gitaris-gitaris jazz diantaranya adalah BB King dan Chuck Berry.

Gibson dan Fender adalah perusahaan pembuat gitar yang telah berjasa mengembangkan instrumen ini khususnya gitar listrik dengan disain-disain yang futuristik. Keduanya sudah menjadi standar gitar bagi para musisi, seperti sekarang kita mengenal Gibson SG atau Fender Stratocaster.Setelah kedua perusahaan tersebut telah berhasil mengembangkan gitar listrik, maka mulailah banyak bermunculan perusahaan-perusahaan lain yang memproduksi gitar listrik sampai sekarang.

(dicopy dari andriyecho.blogspot.com)

Kontroversi Kuping Van Gogh

Posted in I Like on 3 April 2010 by Ivan Samudra

Vincent Van Gogh memiliki misteri dalam ketenarannya sebagai pelukis. Meski, sudah 119 tahun setelah kematiannya, pelukis post-impresionis ini masih menyisakan kontroversi dengan kupingnya yang terpotong. Dua sejarawan Jerman menyimpulkan bahwa pelukis ini tidak memotong kupingnya sendiri namun diserang oleh rekannya sesama pelukis, yakni Paul Gauguin, pelukis Prancis.

Menurut versi sebelumnya, pelukis Belanda ini memotong kupingnya dengan pisau cukur setelah cekcok dengan Gauguin pada tahun 1888. Dalam pendarahan yang hebat, Van Gogh masih bisa berjalan dan menuju ke temat pelacuran dan menunjukkan kupingnya kepada pelacur langganannya yang bernama Rachel. Selanjutnya dia pulang ke rumah dan tidur dalam keadaan darah terus menetes di tempat tidurnya.

Namun, dua sejarah asal Jerman, yang telah sepuluh tahun menyelidiki dan membuka kembali hasil investigasi polisi, pernyataan saksi-saksi dan surat dari teman-teman Van Gogh, dan argumen bahwa Gauguin adalah seorang yang jago bermain anggar, adalah teori yang menunjukkan bahwa kemungkinan besar yang memotong kuping Van Gogh adalah Gauguin, saat keduanya terlibat dalam pertengkaran. Dan keduanya sepakat untuk tutup mulut dengan kejadian ini.

Sejarawan Hans Kaufmann dan Rita Wildegans yang telah mengumpulkan bukti-bukti mengatakan bahwa dalam buku “In Van Gogh’s Ear: Paul Gauguin and the Pact of Silence”, yang dipublikasikan di Jerman, banyak didasarkan oleh keterangan dari Gauguin. Dalam buku itu, menurut dua sejarawan ini, tidak konsisten dan kedua seniman ini terlihat menyembunyikan kebenaran yang lebih kompleks.

Pertengkaran antara dua sahabat Van Gogh dan Gaugin menjadi legenda. Ceritanya bermula, ketika pada tahun 1888, Van Gogh membujuk Gauguin untuk datang ke Arles di selatan Prancis untuk hidup bersama di “Yellow House”, yang telah dibangun sebagai “Studio of the South”.

Dalam versi Kaufmann ini, Gauguin melemparkan senjatanya dan mengenai kuping kiri Van Gogh sampai terpotong. “Tidak jelas apakah kejadian ini kecelakaan atau sengaja diarahkan ke dia (Vangogh),” jelas Kaufmann.

Sementara kurator Museum Van Gogh di Amsterdam tetap keukeuh dengan teori mutilasi yang dilakukan sendiri oleh Van Gogh

(dicopy dari Kaskus.us)